Langsung ke konten utama

Proximity Analysis pada ArcGIS

Proximity Analysis (analisis kedekatan) adalah teknik analitik yang digunakan untuk menentukan hubungan antara titik yang dipilih dan tetangganya atau juga dapat diartikan studi yang menggunakan kecerdasan lokasi menggunakan perangkat lunak pemetaan untuk menghitung jarak. Tools yang ada pada Proximity Analysis dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu Feature (Vektor) dan Raster, berikut merupakan penjelasannya:

1. Feature
Tools ini digunakan untuk data fitur yang digunakan untuk menemukan hubungan kedekatan. Terdapat empat kelas fitur yang paling umum digunakan dalam geodatabase yaitu: titik, garis, poligon, dan anotasi (nama geodatabase untuk teks peta). Tools berbasis fitur bervariasi dalam jenis output yang mereka hasilkan. Sebagai contoh Buffer, fitur yang dihasilkan yaitu poligon. Buffer biasanya digunakan untuk menggambarkan zona di sekitar fitur. Misalnya, akan dibuat Buffer sebuah sekolah dengan 25 meter dan digunakan Buffer untuk memilih siswanya yang tinggal lebih dari 25 meter dari sekolah  untuk merencanakan transportasi mereka ke sekolah. Selain itu , bisa juga digunakan Multiring Buffer Tool untuk mengklasifikasikan area di sekitar fitur ke dalam kelas jarak dekat , jarak sedang dan jarak jauh untuk analisis. Berikut ini merupakan Tools dalam Proximity Analysis kategori feature:

Buffer, biasanya digunakan untuk menggambarkan zona yang dilindungi di sekitar fitur atau untuk menunjukkan area yang terpengaruh. Misalnya, Anda dapat menyangga sekolah sejauh satu mil dan menggunakan buffer untuk memilih semua siswa yang tinggal lebih dari satu mil dari sekolah untuk merencanakan transportasi mereka ke dan dari sekolah. Anda bisa menggunakan alat multiple ring buffer untuk mengklasifikasikan area di sekitar fitur menjadi kelas dekat, jarak menengah, dan jarak jauh untuk analisis. buffer kadang-kadang digunakan untuk klip data ke area studi tertentu atau untuk mengecualikan fitur dalam jarak kritis dari sesuatu dari pertimbangan lebih lanjut dalam analisis. buffer dan multiple ring buffer membuat fitur area pada jarak tertentu (atau beberapa jarak tertentu) di sekitar fitur input.





Gambar 1. Buffer Titik
Gambar 2. Buffer Garis
Gambar 3. Multiple Ring Buffers

Near, menghitung jarak dari setiap titik dalam satu kelas fitur ke fitur titik atau garis terdekat di kelas fitur lainnya. Anda dapat menggunakan near untuk menemukan aliran terdekat untuk satu set pengamatan satwa liar atau halte bus terdekat ke sejumlah tujuan wisata. Near juga akan menambahkan Fitur Identifier dan, opsional, koordinat dan sudut menuju fitur terdekat.

Gambar 4. Poin Dekat Fitur Sungai
Select Layer By Location, Select Layer By Location memungkinkan Anda untuk mengubah set fitur yang dipilih di ArcMap dengan menemukan fitur dalam satu layer yang berada dalam jarak tertentu (atau berbagi salah satu dari beberapa hubungan spasial dengan) fitur di kelas atau layer fitur lainnya. Berbeda dengan alat vektor lainnya, Select By Location tidak membuat fitur atau atribut baru. Alat Select Layer By Location berada dalam Toolset Layers and Table Views, atau Anda dapat memilih By Location dari menu ArcMap Selection. Select By Location digunakan untuk memilih fitur dari kelas fitur target dalam jarak tertentu (atau menggunakan hubungan spasial lainnya) fitur input.

Gambar 5. Titik-Titik dalam Jarak Tertentu dari Titik-Titik Lain Dipilih

Create Thiessen Polygon, membuat fitur poligon yang membagi ruang yang tersedia dan mengalokasikannya ke fitur titik terdekat. Hasilnya mirip dengan alat the Euclidean Allocation untuk raster. Thiessen polygons kadang-kadang digunakan alih-alih interpolasi untuk menggeneralisasi satu set pengukuran sampel ke area terdekat. Thiessen polygons kadang-kadang juga dikenal sebagai poligon proksimal. Mereka dapat dianggap sebagai pemodelan daerah tangkapan untuk titik-titik, karena area di dalam poligon tertentu lebih dekat ke titik poligon daripada yang lain.

Gambar 6. Thiessen Polygons untuk Satu Set Poin

Make Closest Facility Layer,  Make Closest Facility Layer berguna untuk Menetapkan parameter analisis untuk menemukan lokasi terdekat atau set lokasi di jaringan ke lokasi lain atau set lokasi.

Make Service Area Layer,  Make Service Area Layer berguna untuk Menetapkan parameter analisis untuk menemukan poligon yang menentukan area dalam jarak tertentu di sepanjang jaringan di semua arah dari satu lokasi atau lebih.

Make Route Layer, Make Route Layer berguna untuk menetapkan parameter analisis untuk menemukan jalur terpendek di antara sekumpulan titik.

Make OD Cost Matrix Layer, Make OD Cost Matrix Layer berguna untuk menetapkan parameter analisis untuk membuat matriks jarak jaringan di antara dua set titik

Make Closest Facility Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk menemukan lokasi atau kumpulan lokasi terdekat di jaringan ke lokasi lain atau serangkaian lokasi.

Make Service Area Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk menemukan poligon yang menetukan area dalam jarak tertentu sepanjang jaringan ke semua arah dari satu atau beberapa lokasi.
Make Route Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk menemukan jalur terpendek di antara satu set titik.

Make OD Cost Matrix Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk membuat matriks jarak jaringan di antara dua set poin.


2. Raster
Raster merupakan merupakan representasi permukaan bumi yang tersusun dari sel/piksel sebagai satuan terkecilnya untuk menyimpan data keterangan secara implisit. Data raster, seperti foto udara, citra satelit (optik maupun radar) memiliki nilai di dalam setiap piksel datanya (digital number). ArcGIS Spatial Analyst extension menyediakan beberapa set alat yang dapat digunakan dalam analisis kedekatan. Toolset Jarak berisi alat yang membuat raster menunjukkan jarak setiap sel dari serangkaian fitur atau yang mengalokasikan setiap sel ke fitur terdekat. Permukaan jarak jauh sering digunakan sebagai input untuk analisis overlay; misalnya, dalam model kesesuaian habitat, jarak dari sungai bisa menjadi faktor penting untuk spesies yang suka air. Berikut ini merupakan tool dalam Proximity Analysis kategori Raster :
Euclidean Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke sumber terdekat untuk setial cell.

Gambar 1.  Contoh dari output Euclidean Distance
(Sumber: desktop.arcgis.com)

Euclidean Allocation, digunakan untuk memberikan setiap cell identifier dari sumber terdekat.


Gambar 2. Contoh analisis Euclidean Alloocation
(Sumber : www.arcgis.com)

Euclidean Direction, digunakan untuk menghitung arah ke sumber terdekat untuk setiap cell.

Gambar 3. Contoh dari output alat Euclidean Direction.
(Sumber: desktop.arcgis.com)

Cost Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke sumber terdekat untuk setiap cell, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam suatu permukaan biaya.

Gambar 4. Alat Cost Distance
(Sumber: desktop.arcgis.com)

Cost Allocation, digunakan untuk memberikan setiap cell pengenal dari sumber terdekat, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam suatu permukaan biaya.

Gambar . Alat Cost Allocation

Cost Path, digunakan untuk menghitung jalur biaya paling rendah dari suatu sumber ke tujuan, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam suatu permukaan biaya.

Gambar 6. Contoh gambar Cost Path
(Sumber: desktop.arcgis.com)


          Ketika beberapa jalur bergabung dan mengikuti jarak yang tersisa kembali ke sumber pada rute yang sama, segmen tempat dua jalur tersebut berjalan bersama diberi nilai 2. Bagian yang digabungkan dari jalur tidak dapat diberi nilai salah satu jalur, karena bagian yang digabung menjadi milik kedua rute. Luas analisis tidak boleh berbeda dari jarak biaya dan biaya raster tautan balik.

Cost Back Link, digunakan untuk identifikasi untuk setiap cell tetangga yang berada di jalur paling murah dari sumber ke tujuan, meminimalkan biaya yang ditentukan dalampermukaan biaya.

Gambar 7. Contoh Cost Back Link.
(Sumber: desktop.arcgis.com)



Path Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke sumber terdekat untuk setiap cell, meminimalkan biaya horizontal yang ditentukan dalam suatu permukaan biaya, serta biaya berbasis-permukaan dari jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh raster medan dan parameter biaya vertikal.

Gambar 7. Alat Path Distance
(Sumber: desktop.arcgis.com)

Path Distance Allocation, digunakan untuk memberikan setiap cell pengidentifikasi dari sumber terdekat, meminimalkan biaya horizontal yang ditentukan dalam suatu permukaan biaya, serta biaya berbasis-permukaan jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh raster medan dan parameter biaya vertikal.

Path Distance Back Link, digunakan untuk mengidentifikasi untuk setiap cell tetangga yang berada di jalur paling murah dari sumber ke tujuan, meminimalkan biaya horizontal yang ditentukan dalam permukaan biaya, serta biaya berbasis-permukaan jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh suatu medan parameter biaya raster dan vertikal.

Corridor, digunakan untuk menghitung jumlah biaya akumulatif untuk dua raster jarak biaya input. Sel-sel di bawah nilai ambang yang ditentukan menentukan suatu daerah, atau koridor, di antara sumber-sumber di mana dua biaya diminimalkan.

Gambar 9. Alat Corridor
(Sumber: desktop.arcgis.com)

Surface Length, digunakan untuk menghitung panjang fitur garis di seluruh permukaan, memperhitungkan medan (terrain).

Gambar 10.  Alat Surface Length
Sumber: desktop.arcgis.com

Surface Slope, adalah suatu data yang dibutuhkan untuk membuat cost dataset yang merupakan suatu hal dalam Proximity Analysis.Surface Slope adalah suatu data yang dibutuhkan untuk membuat cost dataset yang merupakan suatu hal dalam Proximity Analysis.
Reclassify. berguna untuk reklasifikasi data raster.






Ditulis Oleh :
1) Ahmad Saifudin
2) Arik Rahmawati
3) Harrino Yunusev Danin
4) Roro Nanda
5) Savira Salsabila Firdaus
6) Syafiqoh Rahmania


DAFTAR PUSTAKA

Cahyono, B.A., dan Lalu M. Jaelani. 2018. MODUL #1 : Proximity Analysis. Surabaya: Teknik Geomatika-ITS.
Istiqomah. 2018. Proximity Analysis. Diakses pada tanggal  4  Maret 2019 pukul 20.00WIB
online: < url: https://istiqomahgeo15.wordpress.com/2018/09/16/proximity-analysis/&gt;.
Jaelani, L.M., dan Agung B. Cahyono. 2018. 1. Proximity Analysis. Surabaya: Teknik Geomatika-ITS.
Nita Yuniati.2018. . Analisis Proximity. Diakses pada tanggal  4 Maret 2019 Pukul 20.30 WIB
 url:https://nitageo.wordpress.com/2018/09/19/analisis-proximity/.
Anonim. Proximity Analysis. diakses pada tanggal 5 Maret 2019 Pukul 13.00 WIB
http://desktop.arcgis.com/en/arcmap/10.3/analyze/commonly-used-Tools/proximity-analysis.htm,

Komentar